Kisah Sukses Sang Pendiri GoJek

Panduan Bisnis Online

Saat ini, perkembangan teknologi sudah semakin canggih. Jika Anda ingin pergi ke suatu tempat, tapi tidak ada kendaraan, langsung saja pesan ojek melalui aplikasi Go-Jek di smartphone Anda. Saat merasa lapar dan malas untuk keluar rumah, langsung saja pesan makanan melalui fitur Go-Food. Saat Anda membutuhkan jasa pengantar atau pengiriman barang ke teman atau keluarga, Anda bisa menggunakan fitur Go-Send. Saat Anda sibuk hingga tidak sempat membersihkan dan membereskan rumah, Anda bisa menggunakan jasa layanan kebersihan Go-Clean.

Gojek adalah sebuah perusahaan teknologi yang berasal dari Indonesia yang melayani jasa ojek yang tersedia di beberapa kota besar di Indonesia. Namun apakah Anda tahu siapa sosok dibalik kesuksesan Gojek? Kali ini YukDiOrder akan mengulas mengenai kisah sukses Nadiem Makarim yang bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

Biografi Pendiri Gojek – Nadiem Makarim

Saat ini, banyak entrepreneur muda di Indonesia yang mulai bermunculan, salah satunya adalah Nadiem Makarim. Sosok dibalik kesuksesan Gojek, Nadim Makarim lahir pada tanggal 4 juli 1984 dari seorang ayah bernama Nono Anwar Makarim dan ibunya Atika Algadri. Ayahnya berprofesi sebagai aktivis dan pengacara terkemuka, sedangkan ibunya adalah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.

Setelah mengenyam pendidikan SMA di Singapura, pada tahun 2002 ia melanjutkan pendidikan sarjana jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat dan lulus pada tahun 2006. Tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana di Harvard Business School dan meraih gelar Master Of Business Administration.

Kisah Sukses Pendiri Gojek – Nadiem Makarim

Sebelum mendirikan GoJek, Nadim Makarim pernah bekerja sebagai konsultan managemen di McKinsey & Company pada tahun 2006.  Setelah lulus pasca-sarjana di Harvard Business School dan meraih gelar Master Of Business Administration, ia bekerja di Zalora Indonesia sebagai Managing Editor. Setelah ia keluar, kemudian ia bekerja di kartuku sebagai Chief Innovation Officer.

Ide Nadiem Makarim membuat GoJek berawal saat ia melihat permasalahan tukang ojek, seperti mangkal dan menunggu penumpang. Saat di pangkalan ojek pun pengemudi ojek harus bergiliran dengan pengemudi ojek lainnya.

Nadiem Makarim bisa mengetahui permasalahan tukang ojek dan penumpang ojek karena ia adalah penumpang setia ojek.  Ia lebih memilih menggunakan jasa ojek daripada menggunakan mobil pribadi. Karena sering menggunakan ojek, Nadiem Makarim pun sering berbincang dengan tukang ojek. Dari hasil pengamatannya, ia mendapatkan ide bagaimana cara memesan ojek dengan mudah. Ide Nadiem Makarim juga sejalan dengan salah satu tugas kuliahnya saat mengambil pasca-sarjana di Harvard Business School.

Pada tahun 2011 saat ia masih menjadi pegawai, perlahan ia merintis GoJek, namun masih menggunakan sistem manual, penumpang memesan melalui telepon atau pesan. Saat awal merintis bisnisnya ia memiliki 10 karyawan dan 20 tukang ojek.

Dalam perjalanan GoJek, dilapangan sempat ada problem dengan tukang ojek lokal dan pengemudi transportasi angkutan. Mereka merasa, dengan kehadiran Gojek, mengurangi pendapatan Gojek. Banyak kontroversi yang telah terjadi.

Namun Saat ini Nadiem Makarim telah membuktikan kesuksesannya. Setidaknya ia telah memiliki lebih dari 10 ribu tukang ojek yang telah bergabung di gojek. Pertumbuhan ini sangat pesat di tahun tahun ini karena adanya aplikasi berbasis Android dan iOs. Aplikasi GoJek juga sudah diunduh lebih dari 10 juta kali di Google Play pada tahun 2016.

Layanan Gojek sudah tersedia di beberapa kota besar di Indonesia seperti:

    • Jabodetabek,
    • Bandung,
    • Semarang,
    • Solo,
    • Yogyakarta,
    • Surabaya,
    • Malang,
    • Bali,
    • Makassar,
    • Medan,
    • Palembang,
    • Balikpapan
    • Manado
    • Dan lainnya.

Nadiem Makarim berharap, perusahaan PT. Gojek dapat membantu dan melayani seluruh masyarakat Indonesia.

Apa Pelajaran Yang Bisa Anda Dapatkan Dari Kisah Nadiem Makarim?

Hal pertama yang bisa dipetik dari kisah pendiri gojek adalah dengan usianya yang masih tergolong mudah, ia dapat menemukan peluang bisnis dari ide yang berasal dari risetnya dengan tukang ojek. Solusi sederhananya dapat mengantarkannya pada kesuksesan. Walaupun tidak mudah, halangan dan rintangan bisa ia lewati dengan kegigihannya.

 

Sumber:

  • go-jek.com
  • id.wikipedia.org
  • finansialku.com

About Isnainy Nasrullah

Praktisi bisnis online dan spesialis wordpress developer. Membantu klien untuk skema digital marketing dan menyenangi simple manajemen di UKM

View all posts by Isnainy Nasrullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *