Langkah Mudah Membuat Laporan Keuangan

Cara Bisnis Online

Laporan keuangan perlu dibuat karena beberapa manfaatnya yaitu digunakan sebagai bahan evaluasi, sebuah trobosan, acuan mengambil langkah dan keputusan berikutnya, acuan dalam pembagian hasil, sebagai laporan pertanggungjawaban, dan lain- lain. Di setiap kegiatan bisnis pasti memerlukan keberadaan catatan laporan keuangan. Bahkan, tak ada bisnis pun supaya keuangan menjadi lancar dan mampu terkendali, maka tak mengapa menulis laporan keuangan. Mungkin hanya saja terletak pada sifatnya yang formal dan tidak. Bagi yang masih belum mengetahui bagaimana caranya membuat laporan keuangan, maka cermati langkah-langkah berikut ini, ya. Tetapi, sebelumnya persiapkan buku kas, buku persediaan barang, buku pembelian barang, buku penjualan, buku biaya, buku piutang, dan buku utang.

1. Menyusun Neraca Saldo

Dibuat setahun sekali untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan pada periode tertentu. Terdiri dari 3 unsur yaitu harta (harta tetap, harta lancar, dan harta tidak berwujud, seperti halnya merek dagang dan hak paten), kewajiban, dan modal.

2. Mengumpulkan Data Untuk Jurnal Penyesuaian

Untuk mengetahui transaksi-transaksi yang mungkin belum tercatat atau ternyata tidak sesuai dengan catatan di akhir periode.

3. Menyusun Neraca Lajur

Supaya laporan keuangan menjadi mudah sehingga pada saat dilihat sudah tampak jelas kolom neraca saldonya. Dan, berikutnya saldo itu akan ada dalam laporan laba rugi.

4. Menyusun Laba Rugi dan Laporan Perubahan Modal

Dari neraca lajur yang telah dipisahkan laporan laba rugi, laporan laba rugi disusun dalam neraca lajur. Lalu, diubah ke dalam analisa yang mudah dibaca dan dipahami.

5. Menyusun Laporan Arus Kas

Laporan arus kas ialah inti dari laporan kekuangan itu. Berisi aliran masuk dan keluar uang perusahaan dalam suatu periode. Laporan arus kas tersebut berlaku sebagai syarat dengan informasi perubahan historis.

6. Menyesuaikan dan Menutup Rekening

Caranya dengan membuat jurnal penutupan untuk menutup rekening nominal ke dalam rekening rugi laba. Lalu, memindahkan saldo rugi laba ke dalam rekening laba yang tidak dibagi. Lalu, bukukan ke buku besar sesuai dengan rekening yang bersangkutan.

Itulah informasi singkatnya. Pelajari buku keuangan untuk mengetahui secara lebih jelas cara menyusun laporan keuangan. Semoga bermanfaat.

About Isnainy Nasrullah

Praktisi bisnis online dan spesialis wordpress developer. Membantu klien untuk skema digital marketing dan menyenangi simple manajemen di UKM

View all posts by Isnainy Nasrullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *