Cara Membuat Rencana Kerja Marketing, Jangan Lupa Riset Dulu – detikFinance

ADVERTISEMENT
Marketing merupakan proses dalam perusahaan yang akan selalu dibutuhkan untuk meningkatkan pembelian dan keuntungan yang bisa diraih perusahaan. Agar tidak salah menerapkan marketing, Anda akan memerlukan rencana kerja marketing atau marketing plan yang matang. Simak artikel berikut ini untuk penjelasannya!
Mengutip smkbahagia.sch.id, marketing plan adalah perencanaan terkait sumber daya pemasaran untuk mencapai tujuan pemasaran yang ditargetkan. Marketing plan bisa juga dikatakan sebagai proses sistematis dalam perancangan dan pengkoordinasian keputusan marketing.
Sementara itu, para ahli seperti Mc Donald menjelaskan marketing plan sebagai proses manajemen yang mengarah pada perencanaan pemasaran. Berikut adalah langkah-langkah yang diperlukan dalam melakukan riset pasar:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum membuat rencana kerja marketing atau marketing plan, Anda perlu melakukan sejumlah riset. Hal ini diperlukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, misalnya trik marketing yang terlalu mirip dengan pesaing sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Adapun empat riset yang perlu dilakukan yaitu:
Menurut tas-consultaria.com, penting bagi Anda untuk mencari informasi tentang kinerja pesaing, target konsumen yang mereka layani, bagaimana mereka berkomunikasi dengan targetnya, bagaimana mereka menyajikan produknya, dan hasil apa yang mereka capai.
Pada riset ini, Anda akan memerlukan:
Riset selanjutnya yang perlu dijalankan adalah analisis SWOT, yaitu perencanaan yang mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek. Berikut rinciannya:
Setelah menentukan target audiens, langkah selanjutnya adalah masuk ke dalam definisi strategis. Untuk melakukan ini, Anda dapat memulainya dengan positioning, yang harus didefinisikan untuk setiap audiens target.
Mendefinisikan posisi Anda di pasar berarti memikirkan berbagai cara konsumen dalam mempersepsikan perusahaan. Positioning berkontribusi pada penciptaan citra yang unik dan luar biasa di benak publik.
Positioning tidak hanya berbicara tentang atribut Anda sebagai perusahaan atau tentang produk dan layanan yang ditawarkan: harga, ukuran, kualitas, desain, tetapi juga berfokus pada aspek subjektif, seperti nilai dan makna yang terkait dengan merek. Penting untuk mempelajari pesaing Anda dengan sangat baik agar dapat membedakan diri dari mereka.
Oleh karena itu, ketika membuat rencana pemasaran untuk perusahaan, positioning harus tercermin dalam iklan, konten, dan identitas visual yang dibuat, serta titik kontak dengan konsumen. Dengan begitu, mereka akan mengasimilasikan citra perusahaan Anda sesuai dengan yang ingin disampaikan.
Riset keempat adalah membuat parameter anggaran. Hal ini meliputi peralatan yang perlu disiapkan hingga berapa banyak yang perlu diinvestasikan dalam menjalankan setiap strategi.
Enam pengeluaran dasar berikut ini dapat menjadi pertimbangan:
Marketing sendiri dikenal sebagai salah satu bidang termahal bagi perusahaan sehingga setiap investasinya harus direncanakan dengan baik untuk menghindari kerugian.
Setelah melakukan berbagai riset, Anda dapat melanjutkannya ke tahap pembuatan rencana kerja marketing. Riset yang telah dilakukan sebelumnya akan menjadi pedoman Anda dalam membuat rencana kerja marketing. Cara membuatnya yaitu:
Langkah pertama adalah mengidentifikasi misi atau tujuan perusahaan. Hal ini diperlukan untuk menyelaraskan tujuan dengan realitas bisnis dan tuntutan pasar agar tepat dalam menargetkan audiens.
Gunakanlah metodologi SMART (Specific, Measureable, Attainable, Relevant atau Realistic, dan Time Based) untuk mengidentifikasi tujuan usaha.
Dengan metode ini, tujuan menjadi jelas baik untuk Anda maupun untuk tim. Tujuan yang ambigu seperti menjual lebih banyak atau mendapatkan banyak pengikut tidak dapat mendorong usaha untuk memaksimalkan potensi marketingnya. Berikut adalah contoh tujuan usaha yang dapat diterapkan:
Setiap marketing plan dimulai melihat internal perusahaan. Rangkumlah situasi perusahaan yang sedang terjadi, mulai dari struktur, jumlah karyawan, volume penjualan, hingga sumber daya yang tersedia. Analisislah kekuatan dan kelemahan perusahaan hingga peluang dan ancaman yang ada di lingkungan. Dengan kata lain, penerapan analisis SWOT.
Analisis menyeluruh terhadap perusahaan memastikan bahwa rencana tersebut sejalan dengan realitas bisnis, sesuai dengan anggaran, dan selaras dengan keputusan perencanaan strategis untuk memenuhi tujuan.
Setelah menganalisis pasar dan pesaing yang ada, Anda memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menentukan target audiens yang ingin dijangkau strategi Anda.
Penentuan target audiens dapat dilakukan dengan segmentasi konsumen berdasarkan karakteristik umum dan mengidentifikasi mereka yang kebutuhannya selaras dengan apa yang ditawarkan perusahaan. Setelahnya, pelajari perilaku dan pertanyaan dasar yang sering mereka tanyakan untuk meningkatkan pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan perusahaan.
Mengutip plannuh.com, siklus pembelian adalah proses lengkap yang dilakukan pelanggan saat membeli produk atau layanan dan cenderung berulang. Mengoptimalkan situs web Anda untuk siklus pembelian dapat menjadi kunci. Berikut adalah tahapan dalam siklus pembelian:
Sehubungan dengan siklus pembelian untuk produk atau layanan spesifik yang Anda jual, pertimbangkan pertanyaan berikut ini:
Menurut bdc.ca, titik penjualan yang unik (USP) mendefinisikan satu atau dua kalimat singkat yang membuat suatu perusahaan lebih baik daripada pesaingnya. Hal yang menjadi poin utama adalah mengapa pelanggan harus membeli dari perusahaan Anda.
USP Anda akan menginformasikan semua aktivitas bisnis, termasuk penciptaan merek, slogan, mengembangkan serta menjelaskan produk dan layanan baru, dan bagaimana Anda berinteraksi dengan pelanggan Anda.
USP Anda membutuhkan kedalaman yang selaras dengan nilai-nilai bisnis dan strategi pertumbuhan Anda. Yang paling penting, USP ditentukan untuk mengedepankan kebutuhan pelanggan.
Cara selanjutnya dalam pembuatan marketing plan adalah menjelaskan merek perusahaan yang disebut juga sebagai positioning, yaitu kemampuan untuk mempengaruhi persepsi konsumen dan bagaimana hal itu dibedakan dari pesaing.
Penting untuk mengetahui posisi merek Anda dalam industri yang begitu banyak pesaing. Hal ini berkaitan dengan USP atau Unique Selling Proposition yang dikembangkan perusahaan.
Saluran pemasaran adalah ketika bisnis bekerja dengan pihak ketiga atau mitra saluran pemasaran untuk mendistribusikan produk atau layanannya. Berkolaborasi dengan pihak lain berpotensi lebih ekonomis dan meningkatkan kesadaran konsumen terhadap suatu merek. Beberapa jenis mitra saluran pemasaran yang umum meliputi pengecer, afiliasi, distributor, konsultan, dan agen.
Langkah kedelapan adalah melacak pengukuran kinerja melalui KPI. KPI bertanggung jawab untuk memberitahu jika Anda berada di jalur yang benar atau telah mencapai tujuan yang ditetapkan dalam rencana Anda.
KPI dapat menunjukkan bahwa suatu rencana berhasil dijalankan sehingga membantu mendeteksi penyesuaian yang mungkin dilakukan untuk meningkatkan hasil atau jika Anda menyimpang dari tujuan yang telah ditetapkan.
Langkah terakhir adalah mengembangkan strategi pemasaran. Ada ribuan strategi pemasaran yang dapat segera diimplementasikan, terutama dalam bentuk online. Namun, penting untuk menentukan strategi pemasaran sebijak mungkin dan disesuaikan dengan selera audiens. Setiap perusahaan dapat memiliki strategi pemasaran yang berbeda-beda, tergantung dengan selera audiens.
Beberapa contoh strategi pemasaran adalah berikut:
Dalam marketing plan, Anda juga perlu memperhatikan hal ini:
Itulah sembilan cara atau langkah yang perlu dijalankan dalam membuat marketing plan atau rencana kerja marketing. Sebelum menetapkan suatu rencana marketing, ada baiknya untuk melakukan sejumlah riset terlebih dahulu, seperti mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menganalisis serta menafsirkan data, serta menarik kesimpulan dan melakukan tindakan.
Riset ini diperlukan untuk menghindari kerugian yang ditimbulkan dari perencanaan pemasaran.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

source

Leave a Reply

Nullam eget felis

Do you want a more direct contact with our team?

Sed blandit libero volutpat sed cras ornare arcu dui. At erat pellentesque adipiscing commodo elit at.

Give your website a boost today!

You can configure the appearance and location of this popup in the Elementor settings.
Enter your email address to receive a free analysis about the health of your website marketing.