Cara Menjadi Reseller yang Harus Diketahui, Agar Sukses! – detikFinance

ADVERTISEMENT
Bekerja sebagai Reseller bisa jadi peluang di tengah sulitnya perekonomian akibat pandemi Covid-19 yang sempat melanda. Selain modalnya minim, keuntungan yang didapat pun lumayan.
Melansir dari situs Finansialku, secara umum reseller adalah seorang atau perusahaan yang membeli sebuah barang dari produsen, distributor, atau penjual lain untuk dijual kembali kepada konsumen lain.
Adapun cara kerja sebagai seorang reseller sebenarnya cukup sederhana. Sebagai seorang reseller, membeli barang dari pihak pertama untuk dijual kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak pertama ini bukan hanya sebatas produsen, tapi juga bisa dari pemasok, distributor, agen, toko grosir, atau pihak lainnya.
1. Tidak Membangun Dari Awal
Berbeda dengan bisnis lainnya, dengan menjadi seorang reseller, kamu tidak perlu membangun bisnis sejak awal. Hal ini tentunya dikarenakan kamu hanya perlu menjual kembali produk yang sudah jadi kepada konsumen baru.
2. Hemat
Apabila membangun sebuah bisnis dari awal, kamu tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari kebutuhan produksi, pekerja, hingga sewa tempat untuk dijadikan toko atau kantor.
Nah, dengan menjadi reseller, kamu hanya perlu menyiapkan modal untuk membeli produknya saja. Bukan cuma itu, kamu juga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk produksi sampai pekerja yang tentunya membutuhkan nominal yang besar.
Selain hemat biaya, menjadi reseller juga jadi lebih hemat waktu, karena lagi-lagi, tidak perlu melewati segara kegiatan operasional untuk mendapatkan suatu produk yang akan dijual.
3. Praktis
Menjadi reseller akan memberikan efisiensi waktu dan tenaga untuk yang menjalankannya. Bukan cuma itu, dengan menjadi reseller, kamu juga cenderung tidak harus mengurusi banyak hal.
Kamu hanya perlu berfokus pada mendapatkan pelanggan baru dengan cara pemasaran yang tepat dengan karakteristik target konsumen.
4. Risiko Cenderung Kecil
Menjadi reseller, memperkecil risiko kerugian besar yang sering terjadi pada sebuah bisnis. Reseller cenderung tidak perlu memikirkan hal-hal seperti ini, dan lebih fokus membangun bisnis agar konsumen lebih tertarik untuk membeli produk yang dipasarkan.
5. Lebih Dekat dengan Pelanggan
Terakhir, dengan menjadi seorang reseller bisa jadi lebih banyak waktu untuk mengurusi pelanggan satu per satu. Ini akhirnya akan mempererat hubungan antara penjual dengan pelanggan setia.
Akhirnya, pelanggan jadi lebih loyal dan setia, karena merasa menjadi orang paling penting di dalam roda bisnis kamu.
Nah, apabila kamu tertarik untuk menjalani bisnis ini, ada beberapa cara menjadi reseller yang bisa dilakukan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah, menentukan produk apa yang akan dijual sebagai seorang reseller.
Apabila sudah mendapatkan ide tentang produk apa yang ingin dijual, kamu hanya perlu melakukan survei harga di beberapa toko yang menyediakan produk yang diinginkan.
Hal ini tentunya harus dilakukan agar kamu punya beberapa perbandingan mengenai harga, kualitas, dan hal-hal penting lainnya, untuk menentukan produsen atau distributor mana yang akan diajak untuk kerja sama.
Kalau sudah, maka kamu telah siap untuk menjalankan bisnis ini. Tapi ingat, selama menjadi reseller, jangan lupa untuk mengelola dan mengatur keuangan dengan baik, ya!
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

source

Leave a Reply

Nullam eget felis

Do you want a more direct contact with our team?

Sed blandit libero volutpat sed cras ornare arcu dui. At erat pellentesque adipiscing commodo elit at.

Give your website a boost today!

You can configure the appearance and location of this popup in the Elementor settings.
Enter your email address to receive a free analysis about the health of your website marketing.